SOP Pembimbing Tugas Akhir ( SOP/AKA/SDM/09 )

  1. Wadir I menunjuk dosen pembimbing tugas akhir Mahasiswa

  2. Wadir I dalam menetapkan pembimbing harus mengacu pada ketentuan yang berlaku yaitu Keputusan menko wasbang dan pendayagunaan aparatur Negara no. 38/Kep/MK.WAPAN/8/1999 tgl. 24 Agustus 1999 (LSOP/AKA/SDM/09.1)

  3. Dosen pembimbing tugas akhir terdiri dari 2 orang Dosen, yaitu pembimbing I dan pembimbing II

  4. Pembimbing I untuk KTI minimal memiliki kualifikasi pendidikan S2 dan memiliki jabatan fungsional dosen minimal Asisten asli

  5. Pembimbing II untuk KTI adalah Dosen memiliki keahlian dan keilmuan yang sesuai terutama bidang kesehatan

  6. Dosen pembimbing ditetapkan melalui keputusan Direktur atas usulan Wadir I

  7. Wadir I menyampaikan surat penugasan kepada dosen pembimbing KTI dengan melampirkan SK, buku panduan KTI dan daftar nama mahasiswa yang dibimbingnya bimbingan

  8. Dosen yang bersedia ditunjuk menjadi Dosen pembimbing KTI di haruskan menandatangani surat pernyataan kesediaan membimbing (FSOP/AKA/SDM/09.1)

  9. Wadir I mengumumkan dosen pembimbing kepada Mahasiswa

  10. Mahasiswa menemui dosen pembimbing dengan membawa rencana judul dan draf proposal lengkap kepada dosen pembimbing yang ditunjuk untuk di diskusikan dan mendapat persetujuan dari dosen pembimbing

  11. Mahasiswa setiap pelaksanaan diskusi/pembimbingan dengan Dosen pembimbing membawa bukti tanda bimbingan yang ditandatangani oleh pembimbing baik saat bimbingan proposal maupun bimbingan laporan tugas akhir (KTI) (FSOP/AKA/SDM/09.2 dan FSOP/AKA/SDM/09.3 )

  12. Proposal yang sudah disetujui oleh pembimbing kemudian diajukan untuk diseminarkan (FSOP/AKA/SDM/09.4)

  13. Mahasiswa menemui dosen pembimbing untuk melaksanakan penelitian sesuai dengan topik penelitian yang dibuat, sekaligus meminta bimbingan atas langkah selanjutnya

  14. Pembiayaan atas kegiatan Pembimbingan diatur oleh bagian administrasi dan keuangan (Wadir II).